Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Mei 2011

CERPEN---> "Ramuan Ajaib"


Ramuan Ajaib

Cerpen Anak : Retno Wi
Terdengar gelak tawa kakek dan neneknya. Tapi Yogi tidak ikut tertawa. Ia tetap serius. Dari balik pintu ia merekam semua percakapan kakek dan nenek. Telinganya didekatkan daun pintu, agar suara kakek dan nenek yang mulai tua terdengar jelas. Yogi benar-benar tidak ingin ada sepatah kata pun yang terlewat. Sesekali kepalanya mengangguk-angguk. Tetapi kadang telinganya dipaksa untuk tegak keika suara kakek dan nenek tidak terdengar jelas.

Jumat, 20 Mei 2011

cerpen.




Seorang yang bernama reza merasa hidupnya sudah merasa lengkap, reza berkata aku punya ayah yang baik padaku dan ibu selalu sayang padaku,bahkan aku berasal dari keluarga yang kaya dan akupun pandai dalam pelajaran apapun ,ia pun merasa puas dan bahagia , reza mpuyai sahabat sejati yang brnama aris.

Pada hari minggu aris mengajak ku untuk pergi bermain pada suatu taman rekreasi ,kami bersenang-senang disana ,secara tidak sengaja aku melihat ada sepasang kekasih yang bersama-sama sedang menghabiskan waktu berdua tanpa sadar aku memandang sepasang kekasih itu dengan  dengan pandangan cemburu ,kini aku baru sadar bahwa hidupku belum lengkap karena aku belum mempuyai seorang kekasih sambil melamun dengan memegang ice cream di tangan ku secara tidak sengaja aku menabarak seseorang yang sedang memegang anjing di tangannyan secara tidak langsung aku lari karna aku takut dengan anjing ,anjing itupun ikut mengejar  aku lari sekuat tenaga ,untungnya ada aris yang membantuku untukku apa jadinya bila aris tak ada bisa-bisa aku jadi makan siangnya .Tak terasa matahari sudah tak terlihat sinarnya lagi ,aku dan aris pulang kerumah kami masing-masing.

Kamis, 03 Maret 2011

PLESTER KULIT

Sabtu, mungkin adalah hari yang paling diidam-idamkan oleh banyak siswa, karena dapat beristiraht dengan keluarga, akan tetapi tidak dengan aku, sabtu itu aku benar-benar ada  di sekolah sampai petang, terlintas di pikiran untuk main bola atau kita lebih sering memanggilmya dengan nama “MABOL”, ini memang permainan yang sangat aku sukai, sore itu aku mencoba untuk bermain bola bersama teman-teman , tanpa pikir panjang lagi, kami mengumpulkan uang untuk beli bola, memang bola yang kita beli bukanlah bola yang dari merk nike, bukan pula dari merk adidas , melainkan hanya bola plastic. Tapi disinilah keindahan bermain di perlihatkan. Setelah uang terkumpul kami langsung membelikan bola dengan uang  yang telah